Tuesday, August 21, 2012

Alby dan Kereta Api

Alby bukan anak yg suka dengan KA. Tapi KA kali ini benar-benar membuat penasaran..

Sebenernya mamay dan ayah udah lama pengen ajak anak-anak jalan-jalan, tapi selalu aja ada kendala.


Agak tergoda gara-gara ayah cerita tentang temannya yang membawa anak-anaknya ngabuburit ke Bandung. Jadi mereka berangkat pagi, sesiangan main-main di Bandung, buka puasa lalu kembali ke Jakarta dgn kereta terakhir di hari itu. Seruuu kaaann.. :-)


Terpikirlah untuk ajak anak-anak di libur Lebaran kali ini. Sementara denger-denger Andung dan Tim Pulo Gadung mau nginep ke Bandung dan berangkat minggu malem.


Hahaaa..dasar nggak ngerti gimana beli tiket, akhirnya tiket belum ke beli juga dan ajakan ke Bandung pun tiba.


Niatnya sih, berangkat dan pulang dengan kereta api sementara penginapan ngikut ajah. Tapi ya sudahlah ngikut dulu ajah. Ayah bilang ; besok pagi kita coba cari tiket, kalau nggak dapet ya belum jadi naik kereta apinya.


Karena tiba-tiba, pulang Lebaran langsung grabak-grubuk nge-pak baju..jam 8 malam berangkat. Sampai Bandung jam 11an dan alhamdulillah lancar.


Pagi hari jam 8an, diantar tnt Ayu dan tnt Ati, kita ke stasiun. Tak disangka dapet tiketnya mudah sekali.. ;). Tiket Argo Parahyangan jam 14.30 siang, alhamdulillah...


Dan hari pun berjalan dengan indahnya. Lalu bagaimana dengan Alby? Begitu tau kita jadi pulang dengan kereta pertanyaan-pertanyan pun di mulai. Dari ayo naik kereta api ayah, kapan naik kereta ayah dan seterusnya..


Ayah dan kita semua menjawabnya; sabar Alby, besok siang jam setengah 3 Alby. Ayah menjawab dengan urut-urutan waktu misal :

Besok siang Alby..
Kapan itu, ayah?
Abis ini kita istirahat, makan, jalan sebentar, terus pulang ke mess deh..
Abis itu, ayah..?
Alby mandi, ganti baju, bobo deh..
Abis bobo ayah..?
Alby bangun, mandi, makan terus siap2 deh..
Terus naik kereta deh...
Sambil senyum-senyum... :)

Nanti Alby akan menceritakan ke orang-orang dengan kata ; tnt Ayu...kata Ayah, Alby abis ini bla..bla..terus naik kereta deh..


Lalu tanya Ayah lagi, berulang terus..sampai jadwalpun berkurang...


Begitu terus..


Sampai akhirnya tiba harinya dan kita sampai di stasiun.


Tiket masuk dipegang ayah, sampai di gerbong tiket dipegang Alby. Senang sekali dia.., senyum dan senantiasa bertanya pada Ayah..


Mamay dan Ayah tentu happy liat anak-anak senang..dan Abang Ayra bilang ; kalau ke Jogja bisa kayak gini may?

Tentu bisa, bang...dan mari kita menabung terlebih dahulu... ;-)

Senangnya sepanjang jalan anak-anaknya bertanya; kelak Mamay dan Ayah juga semakin pintar kasih jawaban yang bagus buat anak-anaknya..


Gerbong 3 Argo Parahyangan
- Bandung
Selasa, 21 Agustus 2012

Friday, August 17, 2012

Puzzle


Dari kecil saya suka puzzle. Walau bukan yang 'addict' sekali. Potongan-potongan kecil yang jika disusun menjadi suatu gambar.

Waktu kami kecil dulu, papa pernah pulang bawa sekotak besar potongan puzzle lebih dari seribu potong yang bergambar pemandangan gunung dimana ada salju di puncaknya. Tapi puzzle itu tidak pernah jadi gambar utuh. Karena kami pakai sebagai cabai, kacang, sayuran untuk main pasar-pasaran :D, Andung dulu suka ngomel-ngomel soal ini tapi dibiarkan aja dan benar beberapa potonganpun ada yang hilang.


Ketika sudah besar dan punya anak, kesukaan ini ditularkan ke anak-anak. Dalam umur 4 tahun Ayra sudah bisa menyusun puzzle 12 potong bergambar winnie the pooh, cars dll. Bahkan Ayra yang ngajarin bagaimana menyusun puzzle ke anak saudara yang sebaya dengannya. Dari 12 potong lanjut ke potongan-potongan berikutnya.


Hal yang sama dan diusia yang sama dilakukan juga ke Alby. Tapi ternyata belum bisa, puzzle 4 potong pun belum bisa diselesaikan Alby.. :(


Tidak ada kata nyerah dong, beli-beli puzzle tetap dilakukan. Ayra yang menyelesaikan..Alby yang ngacak-ngacak, ngemut potongan, nyobek potongan gambar..lalu hilang..


Sejalan dengan waktu, Alby suka Ben10 minta dibelikan puzzle dalam potongan 4, 8, 10 atau 12. Dibelikan ama Mama..

Main sama-sama, bongkar pasang, sobek potongan, menyebar potongan hingga hilang. Kita pun tak pernah nyerah untuk main puzzle dengan Alby.

Kemarin Alby minta puzzle 49 potong bergambar angry bird pilihannya sendiri. Setiap menyusun Alby selalu ajak Ayah, Abang, Andung, Linda dan Mamay.. Sekali waktu Alby ajak mamay main dan mamay pun main pura-pura 'kalau yang ini dimana ya By?' Alby bisa dan tau..bahkan untuk potongan gambar yang ditengah.


Menurut ayah sepanjang tahun ini Alby sudah bisa menyelesaikannya. Strategi menyusun dengan mencari potongan sudut-sudut, lalu potongan pinggiran puzzle sudah dipahami Alby. Tapi tetap ada bagian yang masih dikasih tau. Kali ini saya lihat bagaimana Alby bagaimana menyelesaikannya sendiri. Alhamdulillah...


Alby melihat puzzle dari gambarnya bukan potongannya. Kami mengajarinya dengan melihat potongannya. Ini untuk memudahkannya, tapi karena seperti itu ya jadi tidak urut dan tau-tau dia bisa puzzle 49 potong.


Buat saya dengan bermain puzzle anak melatih kemampuan otak, koordinasi tangan dan mata, melatih konsentrasi serta daya ingatnya juga melatih kemampuan menyusun strategi.


Ada berapa banyak puzzle yang hilang dan terbuang tak jadi masalah. Teringat kata alm.papa tidak ada yang sia-sia dari sebuah buku, walau awalnya harus disobek, diacak-acak karena disanalah timbul keinginan untuk membaca. Tentu dengan contoh ada yang membaca dan dibacakan. Maka demikian juga dengan puzzle, tidak ada yang sia-sia dari potongan-potongan itu :)


Jumat, 17 Agustus 2012

Kamar, sehabis nemenin Alby bermain puzzle angry bird 49 potong