Monday, November 25, 2013

Museum Ceria : Museum Keprajuritan TMII

Alby dan Hafizh

Kali ini kita ikut main-main dengan Museum Ceria ke Museum keprajuritan di TMII. Alby tetap senang-senang aja kalau di ajak jalan. Jalan-jalan ke museum memang salah satu favorit Alby. 

Nggak banyak yang bisa kami ceritakan di museum keprajuritan. Karena anak-anak hanya seperti dibawa berkeliling museum, tidak menjadi detektif seperti biasanya. Dan sepertinya Alby jadi kurang bersemangat. Memang anak-anak tidak hanya sekedar dibawa keliling tapi juga menyanyikan lagu anak-anak ciptaan Ibu Sud, Bapak AT Mahmud dan juga lagu-lagu perjuangan serta cerita-cerita tentang kepahlawanan di beberapa diorama yang dilewati. Anak-anak ini dibagi dalam beberapa kelompok yang dipandu oleh kakak-kakak dari Museum Ceria. Karena mereka baru pertama kali bertemu..jadi banyak yang kagok..tiap anak adaptasinya beda-beda. Ada yang mudah dan ada yang masih malu-malu. 

Ketika para kakak itu mengajak menyanyi, walaupun anak-anak diberi buku teks lagu-lagu anak dan perjuangan, tidak semua anak menyanyikannya dengan baik. Entah mereka tidak 'kenal' lagu-lagu tersebut atau tidak diajarkan baik di rumah maupun di sekolah. Disamping itu sebagian dari mereka menggunakan dwi bahasa (entah karena sekolah, entah keluarga mereka memakai berbahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari), jadilah yang terdengar menyanyi hanya para kakak dari museum ceria. Kalau diliat antusiasme Alby, sepertinya hal ini tidak menarik baginya. Tak apa mungkin Museum Ceria ingin memberikan kegiatan yang berbeda.

Mama dan Alby di kesempatan kali ini ketemu ama Bunda Lilik dan keluarganya. Bunda Lilik datang dengan Hafiz dan adek Reefa. Alby tentu senang sekali ketemu dengan Hafiz dan adek kecil. Kedua anak ini saling senyum. Sementara Bunda Lilik dan Reefa ikutan kelas toddler. Mama yang menemani Alby dan Hafiz. 

adeek Reefa

Seminggu kemudian mama mendapat email dari Museum Ceria, mereka ingin input untuk kegiatan museum ceria. Saya tulis dan menurut saya yang paling seru adalah bermain sebagai detektif. Buat Alby ini menyenangkan sekali. Sejauh ini akan ditindaklanjuti. Apapun ya..semoga ke depannya kegiatan museum ceria ini selalu menyenangkan.

dengan Bunda Lilik 
ditulis 25 Nopember 2013 

Monday, November 11, 2013

Kacamata...

Sabtu, 09 Nopember 2013

Ke dokter mata, periksa mata abang di jakarta eye centre kedoya. Rumah sakitnya bagus.., daftarnya juga online dan cepat, nah kalau giliran antri dokter ya lain..
Dokternya mama dapet dr temen, dokter mata anak2 namanya dr. Ni Retno Setyaningsih. Abang nanggung banget yaa.., mau ke dokter mata anak dia udah besar, giliran ke dewasa kok yaa...dia masih anak-anak...heheee... Ruang prakteknya juga enak. Setelah diperiksa...well, Abang minus 4,5 :-(( sebenarnya udah bisa ditebak juga kalau Ayra pasti matanya minus. Tapi agak kaget juga udah nyampe di minus 4,5...menghibur diri, mamanya bilang...kayak mama dulu deh Bang, sekalinya pake kacamata minus 3,5 di umur 9tahun kelas 3 SD..., berasa flash back jadinya..


Sorenya qt sekalian cari kacamata di ITC Kuningan. Nggqk lama prosesnya..cukup sejam menanti...dan jadilah Ayra berkacamata. Makin ganteng dan lucu dia, kadang keliatan seriusnya...

Menurut Ibu dokternya, anak-anak sekarang banyak yang memakai kacamata karena gadget, games, tv yang rata-rata mempunyai tingkat radiasi yang lumayan, tambah lagi anak-anak kurang begitu menyukai sayur. Tapi hasilnya Ayra jadi mau makan sayur..., emang yaaa... kalau nggak kejadian di diri itu...ya nggak dijalanin... :p 

Ditulis pada 11 Nopember 2013 hari Senin

Tuesday, November 05, 2013

Having a great time.. :-)

Hari ini libur 1 Muharam. Pagi diawali dengan leyeh-leyeh dan ayah yang lagi mencuci pakaian. Si kecil ini ribuuuuttt..aja mau pergi, gatel kali ya kakinya..pengen jalan. Akhirnya terlintas aja kita jalan bertiga. Perlengkapan yang dibawa adalah PR yang belum kelar, kertas-kertas polos, pinsil, pulpen dan spidol warna warni. Kita main-main di taman Surapati Menteng. Sampai di tempat dimulai dengan; ngapain ke sini mamay? Ngapain? ya terserah mau ngapain..kita main-main di sini.


Mulailah Abang membuat PRnya berupa narasi fabel dalam bahasa Inggris. Saya ajak Alby menggambar..tapi kayaknya dia tidak tertarik.., tetap aja ngoceh; abis ini ke  mana mamay? abis ini ke mana mamay? PR Abang kelar.., Abang beralih membujuk adiknya..hingga akhirnya Alby enjoy..., abang Ayra memang pintar membujuk dan mengalihkan perhatian adiknya, dan bermainlah mereka sejenak. 1,5 jam ada kita di taman. Udahannya kita melipir jalan kaki ke jalan Besuki ngelewatin sekolahnya Obama, lalu shalat di Mesjid depan Keris Galery HOS Cokroaminoto, lalu nongkrong bentar di sevel depan taman Menteng dan lanjut menuju Sarinah Thamrin, kemudian naik trans Jakarta ke arah Blok M, turun di depan Ratu Plaza..lalu naik taksi ke PIM ketemu ayah di sana..., heheheee..selalu memang berakhir di PIM ;-)

Monday, October 28, 2013

Ketika badan nggak enak dan harus sendiri...

Berangkat pagi ini Ayra sedikit mengeluh tidak enak kepala, pusing. Tapi tetap juga berangkat ke sekolah. Di bajaj Ayra duduk menyender cenderung rebahan. Saya bilang kalau nanti tidak kuat, tidak usah ikut upacara saja. Baris di belakang, lalu pergi aja ke UKS atau PMR sekolah. Siang hari saya dapat kabar dari ayahnya kalau Ayra muntah. Karena lagi rapat kita saling berkirim kabar via whatsapp. Rupanya Ayra belum pulang dan lagi menunggu di jemput pak Udin. Rapat kelar saya telpon. Jadi ceritanya begini; 

Ayra cuma ikut upacara sampai menyanyikan lagu Indonesia Raya. Karena nggak kuat dia istirahat di ruang UKS sampai tertidur sejenak. Bangun ketika upacara selesai dan mau ke ruang tata boga, mau praktek bikin puding. Waktu itu Ayra merasa perutnya nggak enak dan berasa mual. Sampai di ruang tata boga..mau muntah, lalu segera ke arah toilet, tapi terlambat udah keburu muntah di ruang tata boga. Muntahannya sedikit. Karena teman-temannya lagi praktek tata boga, jadi dia bersihkan sendiri muntahannya. Dia pel sendiri juga. Sejenak saya terpana baca whatsappnya? Tidak ada yang membantunya, hal yang sama dirasakan oleh ayahnya juga, kami sedih.. kemana teman-temannya atau gurunya :-( ?
Kepada Ayra saya bilang, tak apa...bagus Abang udah membersihkan muntahan Abang sendiri, Abang hebat!

Melihat ini saya dan ayahnya sedih, kemana ya empati teman2nya, ketika temannya sakit tidak ada yang membantunya atau sekedar menemaninya ketika dia sedang membersihkan muntahannya..., ibu gurunya juga dimana? Tidak bisakah sekedar melihat apa yang terjadi pada anak didiknya?

Tapi okelah..kami berbaik sangka aja, anak-anak sibuk praktek bikin puding, bu guru sibuk menerangkan dan mengawasi anak-anak yang praktek dan siapa juga ya yang mau ikut membersihkan muntahan :D

Buat kami ini juga pembelajaran buat Ayra, tak apa..tak usah dibantu, karena ternyata Ayra mampu mengurus dirinya sendiri. Sementara kami tau banget kalau Ayra apa-apa terkadang seperti selalu minta bantuan kami. Meskipun hasil pelnya tidak terlalu bersih atau mungkin bersih bener (saya kan tidak lihat) tak apa. Dari situ dia juga akan melihat mana teman yang tulus berempati, mau membantu atau menolongnya. Dan Ayra juga belajar bertoleransi, berempati lagi, kalau selama ini dia baru melakukan hanya pada adiknya, ke depannya ke orang-orang lain di sekitarnya... :-)

Senin, 28 Oktober 2013
Di taksi dalam perjalanan pulang ke rumah..

Alby hebat !

Selalu ada kejutan dari Alby... :-) dan kali ini Ayah juga kebagian hebatnya...karena Ayah yang selalu mendampingi Alby belajar dan bikin PR dengan kesabaran menghadapi banyaknya gaya Alby dalam belajar ;-) :p, terutama matematika...daaaann..diantara banyaknya hasil..inilah salah satunya... :-)

Alby hebat !

Sunday, October 20, 2013

Beli uang...

Alby pengen beli teh gelas dingin. Pengennya sih jajan di warung deket rumah. Ternyata tidak diperbolehkan ama Ayah..

Ayah : "uangnya abis By..."
Alby : "beli uang di atm aja, ayaaahhh..."

Ayah dan Ayra yang lagi didekatnya ketawa... ;-))


..minggu sore di bulan Oktober..

Saturday, September 28, 2013

Autismaze di Epiwalk

Adalah mbak Ani -mama Ruben- yang menghubungi saya dan bertanya apakah sekolah Alby ada assambly angklung. Karena berkenaan dengan sekolah, saya berikan nomor telpon sekolah untuk bicara dengan kepala sekolah. Dan nggak berapa lama kita dapat kabar kalau sekolah ikutan dalam kampanye peduli austisma di Autismaze Epicentrum Plaza-Kuningan. Selama 2 hari Alby dan teman-temannya tampil bergantian. Di hari pertama Assambly Angklung dan di hari kedua menari. Alby ikutan di hari pertama :-)


Wednesday, September 25, 2013

Ketika bertemu Guru yang galak..

Ayra lagi menghadapi banyak hal- hal baru. Satu diantaranya diajar oleh guru yang galak. Guru galak ini bermacam-macam. Galak yang memang pemarah, galak yang tegas, galak yang suka bicara kasar, galak yang setiap bicara memang nadanya tinggi. Nah, kelas Ayra kebagian guru yang galak, suaranya menggelegar dan suka bicara kasar. Guru ini guru seniooorrr sekali. Ayah dulu juga diajarnya :D, kebayang kan gimana seniornya dia...., guru senior juga belum tentu bijak lho..., dan problem sekolah ini di tiap tahun ajaran adalah keluhan para orang tua terhadap guru tersebut. Tapi apakah ditanggapi? pada dasarnya sekolah menampung keluhan para ortu, tapi dikembalikan lagi dengan keadaan si guru, jadi memang pada akhirnya kalimat ini yang keluar..yaaa, sabar aja..bentar lagi juga beliau pensiun.. :-(

Guru hendaknya juga bagian yang dicontoh dan diteladani anak-anak muridnya. Guru juga hendaknya berkata yang baik-baik, tegas dan bisa melihat kemampuan anak didiknya. Pasti semua punya gambaran seperti apa guru yang ideal itu. Terus kalau udah begitu apa yang kita lakukan ke anak? Kalau protes hanya ditampung saja, sepanjang tidak main tangan, pelecehan dan kurang ajar ya tidak ada lain selain kita menguatkan anak kita sendiri. 

Ayra cerita, ketika pertama kali beliau mengajar di kelas, seorang anak dipanggil ke depan dan ditanya tentang peta Jakarta. Ketika ditanya anak tersebut tidak bisa menjawab, sehingga beliau marah. Tapi jangankan marah, tidak marah saja suara beliau sudah menggelegar. Bisa jadi anak itu tidak bisa menjawab saking kagetnya dibentak. Dibentak di depan kelas, diliatin banyak pasang mata meski teman sendiri itu tidak menyenangkan lho.., jelas saja teman Ayra ini menangis... :-(

Beliau bilang; anak-anak sekarang ini akhlaknya bagus-bagus tapi mentalnya kurang, sementara anak-anak duluu itu akhlaknya lebih banyak yang kurang tapi mentalnya kuat-kuat. Saya jadi nyengir saja mendengar cerita Ayra. Lalu saya bilang ke dia ; "Abang tidak usah takut. Sepanjang kita tidak kurang ajar, mau belajar dan tidak nakal, pak Guru itu tidak akan marah-marah atau bentak-bentak Abang. Kenali saja apa yang bikin beliau tidak suka dan jangan dilakukan.., tidak perlu juga terlalu dekat dengan beliau, kalau hati tak nyaman ya itu salah satu cara menghindarinya. Dengan demikian Abang jadi kenal karakter orang, yakin mamay bang, pak guru itu hatinya baik dan tulus ke anak-anak, mulutnya saja yang kasar.., kita maklumin saja karena beliau sudah tua. Kalau menurut Abang pak Guru itu buruk yaa..cukup abang tau dan tidak untuk ditiru. Dan Beliau itu baru satu dari sekian banyak orang yang kelak akan abang temui dalam hidup. Diluar sana ada saja orang yang manis mulut tapi hatinya jahat. Anak-anak sekarang juga beda kan.., semarah-marahnya ayah ibunya belum tentu nadanya setinggi pak Guru. Jadi besar kemungkinan teman abang itu kaget dibentak. Dia belum pernah dengar suara dengan nada kenceng gitu. Kayaknya judes mamanya juga kalah ya Bang...hehehhhee.." (ihhh, panjang banget yaak..:p)

Kegalakan guru juga bisa jadi kenangan buat anak-anak didiknya. Ketika masa-masa penerimaan siswa dan pengenalan sekolah, tidak sedikit di sekolah ini yang duluuuu salah satu dari orang tua murid bersekolah di sekolah ini juga, termasuk si ayah ;-). Dan Pak Guru inilah yang mereka cari, masihkah Beliau mengajar?, sehatkah beliau? masih inget nggak ya ama gue, muridnya..? ;-) 

Begitulah...., guru galak juga ada efeknya buat anak-anak, membuat anak-anak jadi rajin membaca pelajarannya sehingga siap untuk ditanya dan kegalakannya kelak akan jadi kenangan tersendiri dalam hidup anak-anak didiknya...

Monday, September 09, 2013

Belajar naik bis dan pulang sendiri

Selama ini anak-anak naik bis selalu kami temani. Sejak Ayra masuk SMP, pulang sendiri dan naik bis harus dijalaninya...

Kami semua ingin Ayra bisa lebih 'kuat' lagi. Dengan naik bis banyak hal yang akan dia lihat, alami dan rasakan. Walau pertamanya Ayra cemberut, maksa naik bajaj pak Udin saja pulang dan pergi. Tapi saya bilang, berat ongkosnya Bang..kalau pulang juga dengan pak Udin.., apalagi dengan kenaikan BBM kali ini, ongkos tetap mesti diperhitungkan {hmm, ini mah kurang lebih akal-akalan mamanya ajah ;-)} Kami semua membesarkan hatinya dan mensupport bahwa naik bis tidaklah menakutkan. Ajak teman yang searah jalan pulangnya,  selalu berhati-hati ketika turun dan naik bis serta menyeberang jalan...dan disamping itu Ayra juga jadi belajar berhemat. Jatah mingguannya pasti akan berlebih dan dengan demikian bisa nabung buat  keperluannya sendiri, seperti buku bacaan kesukaannya atau pernik-pernik yang dia suka..

Keluhan di awal-awal naik bis pasti ada, jalanan yang macet, teman searah jalan pulang tidak selalu ada, karena jadwal dan kelas yang berbeda, bis yang berhenti di tengah jalan sehingga kalau mau menyeberang mesti hati-hati liat kiri jalan..., para penumpang, kenek, supir, o ya...sekarang banyak bis yang tanpa kenek juga.

Ada hal- hal yang membuat cemas Ayra, yaitu kalau di jalan atau di bis bertemu dengan pelajar dari sekolah lain. Karena maraknya tawuran mau tak mau Ayra tau beberapa cerita, juga pesan-pesan dari pihak sekolah, seperti tidak menunjukkan identitas sekolah, menghindari kerumunan pelajar yang nggak jelas. Jadi Ayra tidak mau pakai topi atau dasi selama pulang dan pergi sekolah, kalau jam pertama olah raga, maka baju langsung dipakai tapi kemeja dikancing sampai atas.

Kalau soal bis kebut-kebutan sedikit kemungkinan terjadi di sepanjang jln fatmawati - panglima polim, karena jalanan yang terlalu ramai, kendaraan yang sudah semakin banyak, dan rasanya sepanjang jalan tersebut selalu ramai aktivitas, yang ada mah macet. Apalagi di jam-jam Ayra pulang sekolah, itu lagi macet-macetnya. Tapi biar gimana juga semogalah Ayra dijauhin dari hal-hal buruk dan tidak menyenangkan dalam perjalanan pulang dan pergi sekolah.

Kini udah sebulan lebih Ayra pulang naik bis..sejauh ini dia baik-baik saja..Insya Allah di hari-hari kedepannya juga begitu...

Untuk Alby? Tentu akan kami ajarkan juga tapi kita sesuaikan dan lihat kesiapannya juga, yaaa lihat bagaimana nantinya saja..

September 2013

Saturday, August 31, 2013

Alby camping

Di buku penghubung ada pemberitahuan kalau Alby mau camping. Ini berkenaan dengan kegiatan pramuka. Duuuhh.., waktu bacanya terpikir..gimana yaaa...kalau Alby camping? hati pun semangat untuk mengijinkannya ikut. Oma tidak mau ikut, tapi akan menemani Alby sampai sore.., biar Alby mandiri juga...

Alby senang-senang aja, meski kita bilang camping itu nginap tapi dia yakin Oma, mama atau ayah pasti ada. Camping dilaksanakan di halaman sekolah. Menjelang hari H-ya semua dipersiapkan, ransel dan sleeping bag untuk Alby tidur nanti disiapkan. Berangkat sekolah seperti biasa. Siang hari setelah jam pelajaran boleh pulang dulu, datang kembali ke sekolah jam 4-an. Sore sepulang kantor, mamay sempatkan mampir liat Alby. Oma pulang jam 5 dari sekolah, setelah Alby mandi sore. 

Setiba di sekolah sudah hampir jam 7.30 karena macetnya jalan, padahal itu dari kantor jam 5 teng :-(..Sampai sekolah, ketemu dan ngobrol dikit dengan Ibu komite sekolah, lalu mulai deh masuk halaman sekolah..intip..intip....o, ternyata mereka sedang makan malam bersama di tengah lapangan.., seru sekali tampaknya. Belum keliatan itu Alby dimana dan yang mana. Tak lama, nggak jauh dari tempat mamay berdiri, seorang anak lewat..aiihh..aiihh., ternyata itu Alby...dan Alby tidak melihat mamay !


pasti saking asyiknya yaaa..., nggak ngeh ada mamay. Mamay asyiklah foto-foto, lalu..lalu Alby liat ke mama.., dan kemudian nyamperin..kata-katanya bikin saya melongo..mangap; 
"mamay, ngapain ke sini?" dengan dahi berkerut khas Alby..

Waoww..waoow..bener itu Alby yang bicara? tak apa sih..., rasanya tak percaya.., seperti anak-anak umumnya, pemberani!
dan saya pun tidak mau berlama-lama atau dengan hati yang sok sedih. Dengan semangat saya pun bergegas memasukkan kamera dan pamit padanya..sebelumnya mood-nya berubah..tapi sebelum itu boleh dong mama foto Alby bersama teman-temannya... :-)

Bye, Alby..happy camp boys ! :-)

note : 
pagi hari ketika dijemput Oma, laporan dari guru; tengah malam Alby nangis mencari ayah, tidak ngompol meski udah pake pee dan tertidur setelah diapit oleh Ibu Titis-kepsek dan Ibu Ikke-wali kelas..., haadddeeuuhhh...*tepokjidat* 

Pembelajaran untuk Alby, lebih mandiri, sudah bisa menginap, kita pastikan tangisnya adalah karena Alby tersadar kalau tidak ada ayah, mama dan oma malam itu. Alby baru tersadar bahwa cuma ada guru, pendamping dan teman-teman. Alby hebat karena tidak ngompol lagi. Selamat untuk Alby..semoga kelak Alby mampu dan mandiri :-) 

Monday, July 22, 2013

Selamat belajar lagi anak-anak... :-)

Selamat datang tahun ajaran baru 2013/2014..
Selamat datang semester ganjil..
Selamat belajar kembali anak-anak..
Selamat bertemu teman-teman baru..


Karena geregetan dengan pengumuman penerimaan SMP, walau pada akhirnya Ayra diterima di SMP impiannya, membuat kami tidak liburan.., waktunya juga udah mepet. Sibuk untuk cari seragam dan buku tulis.

Beruntungnya mama dan ayah, anak-anak masuk di jadwal yang berbeda. Alby di tanggal 10 Juli sementara Ayra persis di tanggal tahun ajaran 15 Juli 2013. Jadi mama dan ayah bisa mengantarkan di hari pertama anak-anak sekolah.

Rabu, 10 Juli 2013 
Rabu pagi disambut Alby dengan senang hati. Hari itu merupakan hari pertama Alby di kelas 4. Dan Alby jadi murid pertama yang sampai di sekolah. Kelas masih tertutup, beberapa guru sudah datang, teman belum ada..Alby menanti dengan happy...

 kelas 4 masih dikunci..


Selamat belajar Alby, selamat jadi murid kelas 4, semakin pintar dan bertambah kepandaian :-)

Senin, 15 Juli 2013
Ini hari pertama Ayra jadi murid SMP. Masih dengan seragam SD-nya karena seragam baru akan diberikan setelah Lebaran. 3 hari sebelumnya Ayra mengikuti mopdb (masa orientasi peserta didik baru) di sekolah. Beruntung dan berbahagia sekali karena sekolah ini tidak bikin hal-hal yang aneh-aneh dalam mopdb. Cukup bikin nametag, bawa tanaman dalam pot gantung dan bikin surat cinta untuk kakak Osis. Sisa waktu mopdb lebih banyak ke tausiah agama, shalat dan kajian.





Selamat belajar Ayra, selamat mendapat teman-teman baru, ilmu-ilmu baru, nikmati masa-masa SMP dengan happy :-)

Friday, June 28, 2013

Alby nan jail dan perhatian..


Laporan perkembangan Alby semakin bertambah kemajuannya. Alby kali ini lebih jail namun sangat perhatian pada teman-temannya. Alby lebih suka aktifitas di luar kelas, terlihat antusiasnya, ketimbang aktifitas di dalam kelas…

Alby memang istimewa.., takjub mama, By…

Jum’at ini rasanya seneng banget…, anak-anak dapat menyelesaikan semesternya dengan baik. Ayra diterima di sekolah negeri, Alby dengan hasil yang membanggakan…syukur yang tak ada habisnya…alhamdulillah…

Thursday, June 27, 2013

Althayra yang penyabar


Setiap anak punya karakter..., tentu kita tau itu..., dan apa sih sertifikat yang diterima anak-anak kelas 6 dipanggung tadi? Di bawah panggung, Ayra serahkan sertifikat itu ke mama dan ayah, ketika kita buka amplop coklatnya..surprise..! tertulis : “ Althayra Muhammad Hanif yang selalu Penyabar “


Waaaahhh..., meleleh hati mama...

Hebat Pak Susila !

Beliau bisa dan mengenal karakter 38 anak didiknya yang berbeda-beda dan memang tidak ada satu anakpun dapat karakter yang sama, seperti Haamin –full of energy-, Silva –easy going dan rapih-, Andika –kocak dan penuh talent-, Idham –optimis dan berwawasan luas-, Farhan –setia kawan- dan itu semua memang tidak berbeda jauh dengan si anak.. *terima kasih Pak Susila*

Untuk Kesan & Pesan pada setiap anak sama, 

Kesan : Siswa Angkatan 2012/2013 adalah siswa yang paling heboh. OR oke, pelajaran di kelas oke, bikin gaduh di kelas juga oke, yang suka buat ulah ada, yang serius banyak, Benar-benar kelas yang penuh warna..

Pesan :  tataplah masa depanmu dengan optimis, raih cita-cita setinggi bintang jangan lupa ibadah, karena tanpa didasari aqidah yang kokoh jiwamu akan gersang dan hatimu hampa..

Kami tidak pernah menyangka.., semoga kelak Althayra seperti yang dituliskan Pak Susila di sertifikat itu di sepanjang hayatnya kelak..

Kata tnt Ayu lagi; pantes kok...Abang emang penyabar, karena Abang sabar ngadepin adeknya..jadi buat Abang, teman-temannya yang super heboh yaaa..ndak ada apa-apanya... ;-)

Pelepasan kelas 6



Tak terasa tiba harinya..., pentas seni dan pelepasan kelas 6. Acara diisi dari kelas 1 sampai kelas 6. Anak-anak kelas 6 bawain cerita si Pitung. Lalu untuk pelepasan diisi dengan 2 anak yang lulus dengan nilai nem tertinggi, Putri 29,15 dan Andro 28,90 serta penerimaan sertifikat untuk setiap anak. Mereka juga menyanyikan lagu Daylight. Waduh ini lagu yaaa...pas banget ama abang dan teman-temannya.., dimana hari esok mereka sudah berjalan sendiri-sendiri diatas kaki mereka. Sementara saya kok ya jadi terkenang masa-masa Ayra di Pulo, yaaa..setiap ada awalan tentu ada akhirannya, tapi ini bukan akhir buat Ayra, justru di hari terakhirnya ini adalah mulainya perjalanan Ayra dalam menggapai cita-citanya kelak, demikian juga teman-temannya..


Terima kasih SDSN Pulo 07..
Terima kasih Bapak dan Ibu Guru sayang..
Terima kasih telah turut mengantarkan Ayra dan teman-teman ke jenjang yang lebih tinggi..
Selamat tinggal SDSN Pulo 07..

Wednesday, June 26, 2013

Penerimaan SMPN


Setelah pengumuman, kita lanjut ke pendaftaran SMPN. Sebelumnya sekolah mengundang ortu untuk sosialisasi penerimaan SMPN ini. Tahun ini beda seperti tahun lalu, dimana sudah tidak ada lagi sekolah RSBI (dihapuskan oleh MA per Des 2012/Jan 2013). Beberapa bulan sebelumnya ketika kita gerilya keliling SMPN belum ada info apapun tentang penerimaan tahun ajaran ini. Singkatnya pendaftaran tahap I atau jalur umum dimana kita bisa mendaftar ke SMPN mana saja asal berada dalam wilayah DKI, dilakukan mulai tgl 20 hingga 26 Juni (pengumuman). Berikutnya tahap II jalur lokal dimana penerimaan siswa dilihat dari KK/KTP ortu berdasarkan kecamatan mereka tinggal dan dilakukan seminggu kemudian lalu disambung tahap III jalur umum lagi, hingga tahun ajaran baru dimulai tgl 15 Juli 2013. 

Harapan kami, Ayra cukup terhenti di tahap I-jalur umum saja, Insya Allah. Dalam pemilihan urutan SMPN pun perlu strategi. Kita tidak mau terperdaya dengan nilai Ayra yang (menurut sebagian orang) bisa diterima di SMPN mana aja yang dia mau. Hiiii...alhamdulillah itu mah..., ;-). Dari hasil keliling sekolah udah tersaring SMPN mana aja yang Ayra mau. Untuk pilihan kedua dan ketiga udah mantap yaitu SMP 12 dan 13. Ayra ingin andai nanti dia terlempar dari pilihan pertamanya, maka jatuhnya di pilihan kedua, yaitu SMP 12, oke. Nah yang jadi dilema adalah pilihan pertama. Tahun lalu Ayra ingin 19, lalu berubah jadi 11, lalu setelah liat sekolah Ayah dulu, 68 dia juga mau. Tapi ini agak setengah hati dia. Setelah UN tersaring 2 pilihan utama SMP 11 & 68. Untuk 2 sekolah ini, peringkatnya berada dalam kapasitas yang sama. Sama-sama mantan RSBI. Tapi nilai tertinggi nem masih dipegang oleh SMP 68. Sementara saya, setelah liat 2 sekolah ini, jatuh cinta pada 68. Sekolah yang sejuk..nyaman..pokoknya hati seneng aja, sama halnya ketika kita ketemu TK & SDnya anak-anak. Kalau Abang mah terserah gimana anaknya. Akhirnya kita sisir lagi..bikin plus minusnya..dan tentu juga diukur kemacetannya ;-) Dan malam menjelang pendaftaran online, Ayra telah menetapkan pilihannya, 68-12-13

Senin, 24 Juni hingga Rabu 26 Juni menjadi hari yang mendebarkan bagi mama dan ayah. Nggak bisa kerja, tiap saat mantau Ayra dan anak-anak Pulo. Kata Abang, serasa liat orang balapan. Deg-degan kalau liat namanya tergeser. Alhamdulillah..Nama Ayra bergeser sedikit demi sedikit, menjelang tgl 26 Ayra tergeser jauh, karena dapat limpahan dari SMP 85, 68 sebagai pilihan kedua mereka. Dan akhirnya tgl 26 Juni per jam 16.00 nama Ayra ada di SMPN 68 dengan no urut 66..., bersyukur tiada henti..alhamdulillah..harapan kami terkabul diterima di tahap I, terima kasih Allah swt..

Dan di tahap I ini setengah murid kelas 6 sudah diterima di SMPN impian mereka..
Congrats, Althayra !

Rabu, 26 Juni 2013, masih gundah karena belum lapor diri :D