Hari ini
persis 5 tahun yang lalu adalah satu hari milik Abang Ayra, tanpa kami
sadari ternyata satu hari itu menjadi milik Abang Alby juga. Rencana
tetap di Juni, tapi hari inilah segalanya siap. Rayu rayu untuk sunat
muncul sejak setahun lalu, kami tidak menceritakan pedihnya tapi justru
happy dan indahnya sunat....,
Abang Ayra memang pandai membujuk adiknya. Dari diimingi-imingi handphone, sepeda, dapat uang banyak..tabungan banyak, Alby punya ketetapan sendiri dan itu tidak berubah sampai hari H-nya, yaitu handy talky. Teguh bener yaaa...pendiriannya ..hehheee...
Dari obrolan-obrolan kecil jika Alby menyinggung ingin beli atau punya HT, selalu ditimpali sunat duluu.., lalu sambungnya; mama nabung dulu..., Alby sunat..dulu, terus beli hate deh..., begitu berulang-ulang...
Setelah terima raport ditetapkan hari H adalah hari minggu, 29 Juni..dan tgl 30 mama cuti, tgl 1 ayah cuti untuk mendampingi selama masa penyembuhan. Metode yang diambil dan tempat sunatnya juga sama dengan abang Ayra. Dalam waktu itu..ketika daftar karena tidak ada cara juga di hari sabtunya, niatnya cuma renang..kepikir deh lebih baik banyak waktu di masa penyembuhan, kamipun memilih hari sabtu, 28 juni...
Ketika hari dan tanggal telah ditetapkan, Abang Alby lebih suka senyum-senyum malu..., antara senang dan bingung..wajahnya. Sempat ragu ketika Andung bilang kalau expressinya Alby itu seperti ada yang diungkapkan tapi dia tidak mengerti bagaimana mengungkapkannya.
Harinya tiba juga, beberapa plan disiapkan, yang pasti Abang Alby masuk ke rumah sunatan hanya pada saat dia dipanggil. Alhamdulillah..lancar, hanya karena pake mampir ke alfamart dekat rumah sunatan segala, jadi agak terburu-buru, sementara wajahnya penuh rasa khawatir, tapi mama pura-pura tidak tahu.
Sampai di kamar tindakan, mulailah cemasnya terungkap. Nangis dan bilang tidak mau buka celana dan agak-agak menjerit, pak Dokter yang udah siap keluar dulu. Setelah dibujuk rayu jadi juga. Keringet dingin mamanya hihiii...sementara Alby dan ayah saling berpelukan. Alby tiduran sambil memeluk erat leher ayah. Sesekali menjerit...hadeeuuuhh..., agak-agak bete mama kalau gagal..tapi terus inget "mama tenang, maka anakpun tenang" ya wes, mamaaa..tenang.., tenang...mamaa, mulailah bujuk membujuk, Abang Alby bilang ; abis ini mama aja yang ke sency beli HT, bla...blaa...berulang-ulang...,
Awalnya nggak mau pegangan tangan mama, jerit jerit..tapi terus sambil dalam hati terus berkata "tenang...mama.., tenang mama..", sambil usap-usap kepalanya, Alby pun menjadi lebih tenang, lebih koorporatif. Daaann...dalam 15 menit kelarr..., bravo, Albyyyy....
Sebelum pulang Alby minum obat dulu. Sampai di rumah Abang Ayra dan tante Linda menyambut dengan pelukan, nangis lagiii...lalu..lalu..keluar deh hadiah mama-ayah-abang Ayra, yaitu HT. Tante Linda kasih lampu malam x ray..ahhh..makasiiihh tante Linda..., liat hadiahnya Abang Alby yang tadinya sedih jadi sumringah..antara malu-malu pediiihh...hihiii..., Abang Ayra yang pandai membujuk adiknya..langsung mempraktekkan main handy talky...Abang Alby happyyy...senyuum..nyengir nyengir...tapi abis itu rewel lagii..mungkin seperti Abang dulu, katanya kan pee Abang pegel may..hihiii....
Ya wes lah, By..sepanjang hari ini memang agak rewel tapi tak apa..
Selamat
ya Alby sayang....semoga cepat sembuh, jadilah pribadi mandiri yang
berhati mulia, taat agama, santun, baik hati dan senantiasa murah
senyum..., love you sangat..Albyyy... ♥♥♥
Sabtu, 28 Juni 2014
bintaro sektor 5A
No comments:
Post a Comment