Inilah tujuan pertama anak-anak selama di Surabaya, kalau yang utamanya kan ke nikahannya tante Hanik. Di sini
ceritanya kita mau keliling kota Surabaya dengan bis
Surabaya Heritage Track. Sebelumnya mamay sudah browsing di net seputar jadwal, harga
tiket dan tempat-tempat bersejarah lainnya. Sayangnya kita tidak
memperhitungkan kalau pada saat kita datang itu adalah libur natal dan tahun
baru.., jadi saat itu mereka bikin jadwal dimana cuma satu bis aja yang
berjalan daaannn yang bikin sedih tiket sudah habis terjual… L, kalau kita mau kita
bisa beli tiket tapi untuk hari rabu-nya…, yaaaaa..padahal hari itu malamnya
kita udah harus balik ke Jakarta..
Nggak kepikiran ama mama tentang hal ini.., padahal jelas ya..kan ada natal dan tahun baru. Dan yang
kecele nggak hanya kita, tapi beberapa pengunjung lain juga mengalami hal yang
serupa. Kalaupun ada yang datang dan berkumpul itu adalah mereka yang sudah
membeli tiket beberapa hari sebelumnya.
Yang paling kecewa tentu saja Alby.., untuk
menghilangkan sedihnya kita pun masuk museum keliling dan membeli beberapa
souvenir.., tapi keluar halaman lagi..liat bisnya..Alby sedih lagi…, yaaa..maaf
ya By..gimana kalau itu sebagai tanda ya By..suatu waktu kita balik lagi ke Surabaya dan naik SHT ;-)
Warung pertama Liem Seeng Tee, cikal bakal pabrik
rokok Sampoerna
Ayah jadi pemandu museum kami..
Kisah museum House of Sampoerna bisa kita klik di :
http://houseofsampoerna.museum
No comments:
Post a Comment