Alby dan Hafizh
Kali ini kita ikut main-main dengan Museum Ceria ke Museum keprajuritan di TMII. Alby tetap senang-senang aja kalau di ajak jalan. Jalan-jalan ke museum memang salah satu favorit Alby.
Nggak banyak yang bisa kami ceritakan di museum keprajuritan. Karena anak-anak hanya seperti dibawa berkeliling museum, tidak menjadi detektif seperti biasanya. Dan sepertinya Alby jadi kurang bersemangat. Memang anak-anak tidak hanya sekedar dibawa keliling tapi juga menyanyikan lagu anak-anak ciptaan Ibu Sud, Bapak AT Mahmud dan juga lagu-lagu perjuangan serta cerita-cerita tentang kepahlawanan di beberapa diorama yang dilewati. Anak-anak ini dibagi dalam beberapa kelompok yang dipandu oleh kakak-kakak dari Museum Ceria. Karena mereka baru pertama kali bertemu..jadi banyak yang kagok..tiap anak adaptasinya beda-beda. Ada yang mudah dan ada yang masih malu-malu.
Ketika para kakak itu mengajak menyanyi, walaupun anak-anak diberi buku teks lagu-lagu anak dan perjuangan, tidak semua anak menyanyikannya dengan baik. Entah mereka tidak 'kenal' lagu-lagu tersebut atau tidak diajarkan baik di rumah maupun di sekolah. Disamping itu sebagian dari mereka menggunakan dwi bahasa (entah karena sekolah, entah keluarga mereka memakai berbahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari), jadilah yang terdengar menyanyi hanya para kakak dari museum ceria. Kalau diliat antusiasme Alby, sepertinya hal ini tidak menarik baginya. Tak apa mungkin Museum Ceria ingin memberikan kegiatan yang berbeda.
Mama dan Alby di kesempatan kali ini ketemu ama Bunda Lilik dan keluarganya. Bunda Lilik datang dengan Hafiz dan adek Reefa. Alby tentu senang sekali ketemu dengan Hafiz dan adek kecil. Kedua anak ini saling senyum. Sementara Bunda Lilik dan Reefa ikutan kelas toddler. Mama yang menemani Alby dan Hafiz.
adeek Reefa
Seminggu kemudian mama mendapat email dari Museum Ceria, mereka ingin input untuk kegiatan museum ceria. Saya tulis dan menurut saya yang paling seru adalah bermain sebagai detektif. Buat Alby ini menyenangkan sekali. Sejauh ini akan ditindaklanjuti. Apapun ya..semoga ke depannya kegiatan museum ceria ini selalu menyenangkan.
dengan Bunda Lilik
ditulis 25 Nopember 2013

No comments:
Post a Comment